VokalinAja : Duet Siaran Bareng Dimasta Dapat Hadiah Total 7,5 Juta Masih dalam rangka memperingati Hari Radio Nasional, Eventori berkolaborasi dengan Ardan Radio, yang didukung oleh Livin’ by Mandiri mengadakan kompetisi audio berbasis digital yaitu VokalinAja yang akan dilaksanakan sampai dengan 7 Oktober 2021..

Kompetisi ini akan memperebutkan hadiah dengan total Rp 7.500.000 untuk 8 orang pemenang, yang akan dibagi kedalam dua platform yaitu Instagramm, dan Tiktok. 

Pada platform Instagram duet terbaik pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 2.000.000, duet terbaik kedua akan mendapatkan Rp 1.500.000, duet terbaik ketiga akan mendapatkan Rp 1.000.000, dan dua duet terfavorit akan mendapatkan Rp 250.000

Sedangkan pada platform Tiktok, duet terbaik pertama akan mendapatkan hadiah sebesar Rp 1.250.000, duet terbaik kedua akan mendapatkan Rp 750.000, dan duet terbaik ketiga akan mendapatkan Rp 500.000

Kompetisi VokalinAja yang akan diadakan di media sosial Tiktok, dapat diikuti dengan cara mengunggah video yang sudah digabungkan dengan video template yang ada pada akun Tiktok @eventori.id atau @ardanradio

Bagi peserta yang mengikuti kompetisi melalui media sosial Instagram, dapat dengan memanfaatkan fitur Remix yang terdapat dalam Instagram Reels, dengan cara melakukan duet bersama video template yang dapat diunduh melalui tautan berikut bit.ly/VokalinAja 

Digital Media Bisnis Manajer Eventori, Ferally Mahardhika mengungkapkan bahwa VokalinAja adalah kompetisi yang dibuat untuk memperingati Hari Radio Nasional, yang juga ingin mensosialisasikan betapa asyiknya menjadi bagian dari sebuah radio.

“Kenapa kita bikin VokalinAja karena kita ini memperingati Hari Radio Nasional yang jatuh pada 11 September, jadi disini Eventori bersama Ardan Radio kita pengen mensosialisasikan kembali tentang asyiknya dengerin radio, asyiknya menjadi bagian dalam sebuah program radio ini, semudah mengunggah part-nya kalian seakan-akan kalian sedang siaran,” jelas Ferally

Setuju dengan hal tersebut, Diki Irdan selaku public relations dari Ardan Radio juga mengungkapkan, bahwa kompetisi VokalinAja membantu para generasi muda  yang ingin menjadi penyiar untuk menguji talenta serta teknik komunikasi mereka.

“Dunia penyiaran itu, bisa jadi salah satu bidang yang menjanjikan untuk mereka yang pengen jadi penyiar, apalagi dengan VokalinAja ini kan challenge-nya menguji kemampuan komunikasi anak-anak muda,” ungkap Diki

Ferally juga menambahkan bahwa target pasar dari kompetisi ini adalah orang-orang yang rindu untuk siaran, ataupun bercita-cita menjadi seorang penyiar, karena dengan mengikuti kompetisi audio digital ini, para peserta akan diminta untuk membuat video duet dengan template yang sudah disediakan lalu mengisi bagian kalimat yang kosong untuk nantinya diunggah di media sosial peserta masing-masing.

“Target market-nya adalah orang yang kangen radio, atau kangen siaran, ataupun yang pengen jadi penyiar tapi belum kesampean sampai sekarang, bisa juga mereka yang mau jadi podcaster, dan bagi mereka juga yang sudah punya podcast. untuk kompetisi ini, kita buat templatenya semudah mungkin, dengan semua teksnya yang ada, dan sangat singkat sih 59 detik, ada sekitar lima sampai enam kalimat yang harus diikuti, dan itu bisa dikreasikan juga,” jelas Ferally

Hal penting untuk diperhatikan jika tertarik mengikuti VokalinAja adalah untuk memperhatikan teknik komunikasi, dan kualitas audio serta video. Karena menurut Ferally, hal tersebut adalah salah satu yang menjadi pertimbangan dalam penilaian pada kompetisi ini

“Proses penilaiannya sih yang pasti, kita melihat audio quality, dan juga video quality-nya ya, selain itu juga technical skill-nya juga kita lihat, bagaimana dia bisa menjadikan template  yang kita berikan ini, menjadi suatu interaksi yang hidup, dan bisa mereka unggah ke sosial medianya, dan bagaimana part yang dibebaskan itu bisa mereka kreasikan dengan,” ungkap Ferally

Selain itu, Dimasta penyiar senior dari Ardan Radio juga memberikan kiat-kiatnya bagi siapapun yang ingin mengikuti kompetisi ini, menurutnya hal yang sangat diperlukan adalah kepercayaan diri dan menjadi diri sendiri.

“Kalo misalnya pengen jadi penyiar atau ikutan challenge ini modal pertama ya lu pede, percaya diri, jadi diri sendiri, lu juga punya something  yang bisa jadi value dalam diri lu,” ungkap Dimasta

Dimasta juga menambahkan, bahwa baginya kompetisi ini adalah sebuah ajang para peserta, untuk mendorong batas kemampuan diri dalam menghadapi tantangan.

“VokainAja jadi salah satu trigger ya buat anak-anak muda, untuk ikutan challenge dirinya, push limit-nya sampai dimana, dan kayaknya bakalan ada ketertarikan lebih lanjut setelah ikutan challenge ini,” ungkap Dimasta